Perkembangan Bayi 4 Bulan
Kesehatan

Apa Saja Perkembangan Bayi 4 Bulan Yang Perlu Ibu Ketahui?

Usia 4 bulan neonatal (bayi kelahiran baru) umumnya sudah bisa memanggil nama Ibu atau Ayah dengan kata yang terputus-putus atau terbata-bata. Selain itu, bayi juga suka melihat beragam hal di sekitarnya. Ada beragam pertanda yang bisa Ibu lihat dari perkembangan bayi 4 bulan. Di bawah ini akan dijelaskan cukup detail.

Perkembangan bayi usia 4 bulan

Pada usia ini, bayi akan membentuk kata-kata namun masih belum jelas artikulasinya dengan mulai menyebut nama ayah atau ibu. Selain itu, bayi pada usia ini juga akan mulai belajar menirukan suara ibu. Pada usia ini, bayi akan mulai mengenal lingkungan.

Secara umum, pada bayi usia 4 bulan, berat badan bayi sudah dua kali lipat dibandingkan ketika waktu lahir. Perhatian bayi mulai kurang fokus pada waktu Ibu menyusuinya, bayi cenderung lebih suka memperhatikan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, Ibu yang mau menyusui hendaknya mencari tempat yang sedikit gangguan agar bayi lebih fokus.

Bayi mulai suka bereksplorasi dengan berbagai macam benda-benda, terkadang mereka suka menggigit benda-benda itu. Pada waktu ini, umumnya bayi suka dikasih benda yang berbunyi. Selain itu, bayi juga suka sekali diajak bermain petak umpet.

Bayi suka melihat warna-warni yang beragam. Pada mulanya bayi hanya mengenal warna hitam dan putih. Sedangkan pada perkembangan bayi 4 bulan, sudah bisa membedakan warna lainnya seperti merah, biru, dan hijau. Untuk melatih kemampuannya, Anda dapat memberikan mainan yang berwarna-warni.

Hal yang Harus Ibu Lakukan Agar Perkembangan Bayi 4 Bulan Optimal

Untuk meningkatkan kemampuan bayi 4 bulan khususnya gerak kasar yakni melatih kemampuan menyangga berat, Ibu dapat mengangkat tubuh bayi pada bagian bawah ketiak. Selanjutnya dengan perlahan badan bayi diturunkan sampai kedua kaki menyentuh lantai atau pangkuan Ibu. Sebagai Ibu, Anda dapat membiarkan badan bayi berayun  dan bergerak naik turun. Sedangkan untuk melatih kekuatan otot kepala, Ibu dapat melatih gerakan kepala. Untuk melatih otot leher, bayi dapat ditelentangkan lalu perlahan kedua tangannya ditarik sampai bayi setengah duduk. Namun, latihan ini jangan dipaksakan jika bayi belum dapat mengontrol kepalanya.

Untuk melatih gerak halus bayi agar bisa memegang benda dengan kuat, Ibu dapat meletakkan mainan kecil yang bisa berbunyi di tangan bayi. Lalu, setelah tergenggem, Anda menarik mainan secara perlahan.

Untuk melatih kemampuan bahasa dan bicara, Anda dapat mengajari bayi memalingkan mukanya ke arah sumber suara. Hal ini agar bayi terlatih untuk mencari sumber suara.

Untuk melatih kemampuan mandiri dan bersosialisasi, Anda dapat melatih dengan bermain cilukba. Permainan cilukba dapat dilakukan dengan media apa saja seperti gorden, buku, atau kedua tangan.

Demikian tentang perkembangan bayi 4 bulan dan perlakuan Ibu kepada bayi agar optimal perkembangannya. Namun, tidak harus selalu ibu yang melatih perkembangan bayi, bisa siapapun asalkan jangan pernah berikan perlakuan kasar atau perbuatan buruk. Meskipun bayi masih kecil, tetapi dengan perbuatan apapun bahkan buruk akan bayi tiru. Jadi, mumpung bayi masih kecil ajari hal-hal baik agar membekas di waktu besar nanti. Semoga bermanfaat!